Lewati ke konten utama
BebasInfo
Nasional

Protes Keras Deddy Corbuzier Terhadap Program Televisi yang Mengulas Kepergian Sang Ibunda Tanpa Izin Keluarga

Presenter kondang deddy-corbuzier meluapkan emosi mendalam terhadap sebuah program televisi swasta yang membahas kematian sang ibunda tanpa izin pihak keluarga.

Oleh Development Admin
Protes Keras Deddy Corbuzier Terhadap Program Televisi yang Mengulas Kepergian Sang Ibunda Tanpa Izin Keluarga

Presenter kondang Deddy Corbuzier meluapkan emosi mendalam terhadap sebuah program televisi swasta. Kemarahan deddy-corbuzier ini dipicu oleh tindakan stasiun televisi tersebut yang menayangkan program mengenai kematian sang ibunda, Heniwaty, tanpa mengantongi izin dari pihak keluarga. Deddy merasa tindakan tersebut sangat tidak sopan dan mengabaikan privasi keluarga yang sedang berduka atas kepergian orang tercinta.

Kabar duka mengenai berpulangnya Heniwaty pertama kali disampaikan langsung oleh Deddy melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu sore, 26 Agustus 2026. Dalam unggahan tersebut, Deddy membagikan foto suasana perpisahan terakhir bersama sang ibu tercinta untuk memberikan kabar kepada publik. Foto tersebut memperlihatkan momen penuh haru saat keluarga berkumpul untuk mengantarkan Heniwaty ke tempat peristirahatan terakhirnya dengan penuh rasa cinta.

Dalam foto perpisahan yang dibagikan, Deddy terlihat memberikan ciuman terakhir kepada jenazah sang ibunda sebagai bentuk penghormatan terakhir. Momen berkabung tersebut turut dihadiri oleh mantan istrinya, Sabrina Chairunnisa, serta kedua anak Deddy, yaitu Azka Corbuzier dan Nada Tarina. Keempatnya tampak mengenakan busana berwarna hitam yang melambangkan suasana duka yang mendalam, dan secara bergantian memberikan ciuman terakhir sebelum melepas kepergian Heniwaty.

Reaksi Keras deddy-corbuzier di Media Sosial

Sikap keras dari deddy-corbuzier ini muncul tidak lama setelah dirinya kehilangan sang ibunda tercinta untuk selamanya. Melalui unggahan di akun Instagram miliknya, @mastercorbuzier, pada Selasa, 1 September 2026, Deddy melayangkan kritik yang sangat tajam kepada pengelola tayangan televisi tersebut. Ia secara terang-terangan mempertanyakan etika dan alasan di balik keputusan stasiun TV yang membahas mendiang ibunya tanpa persetujuan tertulis maupun lisan dari pihak keluarga.

Dalam unggahan Instagram Story miliknya, Deddy menuliskan protes keras menggunakan bahasa Inggris untuk menunjukkan kekecewaannya yang mendalam. "KALIAN SERIUS MEMBAHAS MENDIANG IBU SAYA DI TV TANPA IZIN SAYA!? Itu permainan yang ingin kalian mainkan?" tulis Deddy. Tak hanya sekali, ia kembali menunjukkan ketidaksetujuannya melalui unggahan berikutnya dengan memberikan komentar singkat yang memperlihatkan betapa kecewanya dirinya terhadap situasi tersebut.

Keterlibatan Kalina Oktaranny dalam Sorotan Media

Sorotan publik mulanya bermula saat mantan istri Deddy, Kalina Oktaranny, mengunggah foto serta ucapan duka cita atas kepergian ibunda Deddy di media sosial pribadinya. Unggahan tersebut rupanya memancing perhatian pihak stasiun televisi swasta tersebut untuk dijadikan konten penyiaran. Momen duka yang dibagikan Kalina kemudian dijadikan bahan oleh stasiun TV untuk memboyong Kalina ke studio guna menceritakan kehadirannya di rumah duka Heniwaty.

Keputusan stasiun televisi yang mendatangkan Kalina Oktaranny ke studio tanpa izin keluarga langsung memicu reaksi keras dari Deddy. Amarah mentalis tersebut meledak karena acara tersebut nekat mengulas kabar duka meninggalnya sang ibu demi konten penyiaran. Deddy merasa haknya sebagai anak kandung diabaikan begitu saja, terlebih stasiun TV tersebut juga menampilkan foto-foto almarhumah ibunya tanpa izin.

Deddy menegaskan kekesalannya dengan menyatakan bahwa dirinya sebagai anak kandung masih hidup dan berhak dimintai izin terlebih dahulu. "Sekarang ibu gua meninggal, lu undang orang lagi bahas ibu gua. Taruh foto ibu gua tanpa izin. Anaknya masih hidup loh!" tegas Deddy dengan nada emosi yang mendalam. Ia merasa tindakan pengelola tayangan tersebut sangat abai terhadap batasan privasi dan norma sopan santun yang berlaku.

Perbandingan Kasus Vidi Aldiano dan Pelanggaran Etika Penyiaran

Dalam penuturannya, Deddy juga mengaitkan persoalan ini dengan kelakuan masa lalu dari stasiun televisi yang sama. Ia teringat momen ketika sahabatnya, penyanyi Vidi Aldiano, berpulang beberapa waktu lalu. Pada saat itu, program televisi tersebut juga mendatangkan seseorang untuk menirukan gaya almarhum (cosplay) tanpa adanya persetujuan dari pihak keluarga yang ditinggalkan.

Deddy mengecam keras tindakan berulang dari stasiun televisi tersebut yang dinilai sama sekali tidak memiliki etika moral. "Kemarin pas Vidi Aldiano meninggal, lu undang orang cosplay jadi dia tanpa izin keluarga. Nggak ada minta maaf, nggak ada klarifikasi. Emang nggak punya etika," kata Deddy dengan penuh kekecewaan. Ia merasa kelakuan serupa kini menimpa almarhumah ibundanya sendiri demi kepentingan rating semata.

Deddy menekankan bahwa protes yang dilayangkannya ini bukan sekadar urusan publikasi, melainkan soal rasa hormat kepada pihak yang sedang berduka. Meskipun mendiang ibunya, Heniwaty, pernah berpesan agar dirinya tidak mudah tersulut emosi, Deddy mengaku amat sulit menahan diri dalam situasi yang dinilainya sudah melewati batas ini. Melalui protes keras ini, deddy-corbuzier berharap industri pertelevisian dapat lebih menghargai privasi dan perasaan keluarga yang sedang mengalami masa-masa sulit.

Berita Terkait